Program MENARIK Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Bekasi

Berita Menarik – Pasangan calon Bupati Bekasi Melly-Iik akan wujudkan  pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam wujudkan keluarga kecil sejahtera di Kabupaten Bekasi.

Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Bekasi

Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sampai saat ini masih menjadi persoalan di Indonesia. Demikian juga di Kabupaten Bekasi hingga kini masalah pemberdayaan perempuan dan perlindungan seakan menjadi pekerjaan rumah yang tidak kunjung selesai. Hal ini memang bukan merupakan hal yang dapat dengan mudah diselesaikan, Salah satu penyebabnya karena dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Bekasi, terutama di pedesaan sampai saat ini peran perempuan masih terbatas sebagai ibu rumah tangga.

Dalam banyak bidang perempuan seakan masih menjadi warga kelas dua, karena kesempatan dan pemikiran sosial yang masih mempercayai bahwa perempuan lebih cocok mengurus rumah tangga. Keadaan seperti ini amat disayangkan karena sesungguhnya perempuan merupakan sumber daya yang sangat potensial jika diberikan kesempatan dan peluang yang sama dengan kaum laki-laki. Apalagi saat ini jumlah penduduk perempuan di Kabupaten Bekasi lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk laki-lakinya.

Demikian juga dengan nasib anak-anak yang tinggal di daerah pelosok, tingkat pendidikan yang mereka tempuh masih hanya terbatas SMP. Hal ini disebabkan bukan karena ketidak sadaran dari masyarakat akan pentingnya pendidikan tetapi lebih karena keadaan ekonomi yang terpaksa memaksa anak-anak dengan terpaksa tidak bisa melanjutkan tingkat pendidikan mereka ke jenjang yang lebih baik. Karena masalah perekonomian tidak jarang kaum perempuan dan anak-anak menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam suatu keluarga.

Tidak jarang karena ketiadaan biaya anak-anak tidak mendapatkan hak nya untuk memperoleh pendidikan. Walaupun saat ini pemerintah pusat memiliki program pendidikan 12 tahun (hingga tingkat SMA) tetapi karena ketiadaan dana penunjang membuat banyak anak-anak tidak bisa menamatkan pendidikannya. Jangankan untuk biaya penunjang sekolah, bahkan untuk biaya kehidupan sehari-hari masih belum bisa tercukupi. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup tidak jarang anak-anak terpaksa bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Untuk itulah diperlukan usaha dan kebijakan yang tepat dan mendukung untuk membantu peningkatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sehingga perempuan dapat terlibat lebih banyak dalam pembangunan masyarakat Kabupaten Bekasi dan anak-anak dapat menjalani hidupnya tanpa dilanggar hak-haknya. Namun sayangnya sampai saat ini kebijakan yang ada belum optimal mengatasi masalah ini.

Menjawab tantangan yang ada dalam permasalahan pemberdayaan perempuan ini, Meilina Kartika Kadir bersama Abdul Kholik (Bang Iik) yang merupakan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi dengan nomor urut 1 (satu) secara khusus akan melakukan beberapa program yang dapat mendukung pemberdayaan perempuan, yaitu:

  • Melly-Iik akan mewujudkan kepedulian dan kepekaan gender dari seluruh masyarakat. Ketrampilan dan keahlian yang dimiliki perempuan tidak akan bisa berhasil secara maksimal jika masyarakat dan lingkungan tidak mendukung. Karena itu perlu diwujudkan rasa kepedulian dan kepekaan gender dari seluruh masyarakat. Perlu juga adanya kesadaran dari para pengambil keputusan, perencana dan penegak hukum serta pembaharuan produk hukum yang bermuatan nilai sosial budaya serta keadilan yang berwawasan gender sehingga bisa menjamin kesempataan bagi perempuan.
  • Melly-Iik akan melakukan progam pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas sumberdaya perempuan diberbagai sektor dan subsektor serta lembaga dan nonlembaga yang mengutamakan peningkatan kemampuan dan profesionalisme atau keahlian kaum perempuan. Dengan kecakapan dan usaha yang dimiliki, perempuan memiliki peran yang signifikan dalam membantu menaikan perekonomian dan kesejahteraan keluarga. Sementara dalam pelaksanaannya peran pihak swasta akan diikut sertakan dengan pemerintah daerah sebagai jembatan penghubungnya disamping tentunya bantuan permodalan untuk memulai dan meningkatkan usaha.
  • Melly-Iik akan melakukan program ruang terbuka publik ramah anak. Bermain adalah salah satu hak dasar anak. Tapi saat ini ketersediaan ruang publik untuk bermain anak-anak semakin sempit dan jarang. Dengan dibangunnya ruang publik ramah anak maka anak akan mendapatkan tempat untuk bermain dan mengembangkan bakat yang dimilikinya. Selain ruang bermain di ruang terbuka publik juga tersedia taman bacaan dan ruang komputer sehingga anak bisa meluaskan pengetahuannya. Dengan demikian anak-anak dapat bertumbuh kembang menjadi cerdas dan kreatif.
  • Melly-Iik akan menyediaan Puskesmas 24 jam dan fasilitas rawat inap di setiap desa. Kesehatan adalah bagian dari hak dasar anak dan perempuan. Dengan tersedianya fasilitas kesehatan yang baik maka anak dapat bertumbuh kembang secara maksimal.

Dengan program-progam yang akan dijalankan ini, Bu Melly dan Bang Iik berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi bisa menjadi suatu pemerintahan yang responsif gender sehingga itu pemenuhan hak-hak setiap perempuan beserta anak dapat dijamin terlaksana. Sehingga kesejahtaraan perempuan dan anak dapat meningkat serta dapat terwujudnya anak-anak yang sehat cerdas, ceria, beriman dan bertaqwa.[]